Kamis, 22 November 2012

SURAT UNTUK SAHABAT



Sahabatku telah kubaca surat cintamu untuk SANG Kekasih...telah kutangkap betapa besar kerinduanmu akan perjumpaan dengan-Nya, dan telah kurasakan betapa besar kegundahan hatimu atas ketakutan mu akan cinta yang tak berbalas dari-Nya... Sahabatku aku jadi teringat sebuah syair cinta Jalaluddin Rumi untuk Sang Kekasih : 

"Kuingin dadaku terbelah oleh perpisahan
Agar bisa kuungkapkan derita kerinduan cinta
Setiap orang yang jauh dari sumbernya
Ingin kembali bersatu dengannya seperti semula."

Sahabatku...Allah adalah Sang Maha Daya cinta...Cintanya Dia curahkan pada semua makhlukNya, bahkan sang durjana sekalipun tak pernah lepas dari cinta dan kasih sayangNya...
Sahabatku...Allah adalah Sang Maha Daya Cinta...bila kau memang sungguh mencintai-Nya maka jangan takut cintamu tak berbalas karena Dia tidak akan menyia-nyiakan cinta para kekasihNya...sahabatku...setiap pencinta pasti merindukan partemuan dan kebersamaan yang abadi dengan kekasihnya...Allah adalah Sang Maha Daya cinta...Dia tidak akan pernah meninggalkan kekasih-Nya...Dia akan selalu ada dalam setiap helaan nafas, dan segala aktivitas kekasihNya... 

Sahabatku...bila engkau memang sungguh mencintai-Nya, merindukan pertemuan dengan-Nya dan ingin selalu bersama dengan-Nya...maka pastilah engkau dapat merasakan betapa cinta yang dicurahkan-Nya teramat sangat jauh lebih besar dan lebih indah dari yang kita miliki...engkaupun akan dapat melihat wajah Sang kekasih dalam setiap wujud...dan engkaupun akan senantisa dapat merasakan kehadiran-Nya dalam setiap helaan nafas kita serta dalam setiap aktivitas hati dan jasad kita...karena sesungguhnya Allah bersemayam di dalam kalbu kita...jadi tidak perlu kita menunggu sang maut menjemput bila kita ingin bertemu Sang Kekasih...tetapi ketika kita bisa menafikan segala Makhluk didalam hati dan diri kita dan hanya memunculkan Sang Kekasih...maka pada saat itulah engkau dapat melihat dan merasakanNya...Laa Ilaaha Illaa Allaah...

Cukuplah bagiku Allah...Tiada Tuhan (Sang Kekasih) selain Dia...kepada-Nya lah aku berserah diri...tak ada daya maupun kekuatanku kecuali bersama-Nya

Salam
Pertapaan Pangestu Imani
2 Juli 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar